TEPAK Program yang Ingin Kembalikan Hak Anak

Harjamukti-Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunhan Anak (DSP3A) Kota Cirebon terus berupaya untuk menekan angka kekerasan terhadap anak. Salah satu caranya adalah dengan menggalakan kegiatan bertajuk Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga (TEPAK). Kegiatan yang merupakan program dari Kementerian Sosial itu digelar di Panti Asuhan Darun Naim, Kecamatan Harjamukti pada Kamis (27/12).
Peksos Perlindungan Anak DSP3A Kota Cirebon, Siti Fatimah mengatakan, anak-anak memiliki hak mendapat perlindungan bukan kekerasan. Dengan TEPAK, fungsi keluarga sebagai sarana pengasuhan dan perlindungan anak diperkuat. Misalnya dengan mendudukan pemahaman yang tepat tentang pengasuhan anak yang benar. Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, penguatan tanggung jawab keluarga khususnya orang tua dari berbagai tindakan kekerasan serta mekanisme pemenuhan kebutuhan dasar anak.
“Tujuanya agar tahu hak-hak mereka seperti hak tumbuh kembang, hak perlindungan, hak pastisipasi supaya mereka paham ketika mendapatkan perlakuan kekerasan mampu untuk menjaga dirinya sendiri, kemudian juga untuk bisa melaporkan diri kekerasan terhadap mereka,” beber Siti Fatimah.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga menghimbau, kepada anak-anak yang mendapat tindakkan demikian bisa melaporkan hal tersebut melalui layanan Command Center 112.
Sementara itu, menurut Ketua Forum Komunikasi Organisasi Sosial (FKORSOS) Iwan Supriyanto mencatat, terdapat 14 lembaga sosial atau panti asuhan yang terakreditasi Balai Akreditasi Nasional Kementerian Sosial di antara 23 panti asuhan yang tersebar di Kota Cirebon. sedikitnya 1.300 anak-anak yang berhadapan dengan masalah sosial diwadahi oleh pihaknya melalui panti asuhan. Mereka diberikan pembinaan-pembinaan setiap pekannya di masing-masing lembaga sosial tersebut.
“Maka di sini kita setiap pekan atau setiap bulan selalu mengadakan pembinaan di seluruh lembaga panti asuhan yang ada di Kota Cirebon, baik dari anak jalanan, anak terlantar maupun anak yang berhadapan dengan hukum,” beber Iwan.
Akreditasi yang dikeluarkan lembaga tersebut, lanjut dia, dibutuhkan untuk mengintensifkan bantuan baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Sebab, ia tak memungkiri, setiap tahun selalu ada pendirian panti asuhan, sedangkan bantuan dari pemerintah terbatas.
Kendati demikian, menurut Iwan, Menurutnya DSP3A diakuinya sudah sangat responsif dalam menanggapi fenomena kekerasan terhadap anak belakangan ini. Minimal anak-anak bisa memahami hak-hak mereka sebagai anak.
“Sekarang ini kita juga ingin mengembalikan kepada pola asuh anak di sini menjadi pola asuh keluarga,” tandasnya.

berita ini sudah dimuat pada harian radar cirebon

5 Komentar

  1. With a great eye and taste for delineation, you possibly can make an atmosphere impeccable for any exercises associated with
    feasting room. Leonardo Da Vinci was created inside the Florentine
    Republic on April 15th, 1452. Then it is not important when it is heads or tail,
    one can possibly predict the final results.

  2. With a great eye and taste for delineation, you can make an environment impeccable for any exercises linked
    to feasting room. Leonardo Da Vinci was created inside the Florentine Republic on April 15th, 1452.
    As modern humanity exposes their tanned skin during vacations that they like to show off their pictures in social networking
    websites.

  3. In cases like this, you simply must go for a relatively easy picture frames.

    A vector path, regardless of what the twists and turns are, is often more elastic and scalable.
    It is maybe essentially the most worldwide of mediums, in the its practice
    along with its range.

  4. Leonardo lived in his own measured rhythm, and always cared about the caliber of his paintings completely ignoring time it will require to complete the task.
    Waterslide paper is offered in clear or white however clear
    is more preferred, since any sort of unprinted
    locations about the image continues to be clear. Matisse also
    became the king with the Fauvism and was famous inside the art circle.

  5. In cases like this, you need to choose a simple picture
    frames. After the Bourbon Restoration, because the trial participant
    of Louis XVI, David was lacking his civil right and property, and was instructed to leave his homeland to in Brussels where David also
    completed many works, last but not least died in a very
    strange land. The beginning of Leonardo’s life was committed to art and painting in particular.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*