Menjawab pertanyaan seputar Nabi Khidhir AS

nabi khidhir as, aqidah islam, kisah nabi khidhir
gambar hanya ilustrasi

Apakah Sayyidina Khidhir AS masih hidup, ataukah sudah mati?

Mayoritas ulama terkemuka sepakat Khidir AS hidup. ini cukup termasyhur di antara kalangan terdidk maupun awam. dalam bukunya Al Lathaif, Ibnu Athoillah mengatakan , diriwayatkan secara mutawattir dari para wali setiap masa adanya pertemuan dengan beliau dan adanya pelajaran yang dapat diambil dari beliau. ini cukup termashur hingga periwayatanya mencapai tingkat mutawattir yang tidak mungkin dapat dipungkiri.

Dalam bukunya Matsir Al-Gharam As Sakin, Ibnu Jauzi menyebutkan empat riwayat shahih terkait kehidupan Khidhir AS.

Al-Baihaqi meriwayatkan dalam buku Dalail an Nubuwwah, ketika Rasulullah SAW wafat, mereka mendengar suara dari arah rumah, “semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya dilimpahkan kepada kalian, Keluarga Nabi SAW, “setiap jiwa merasakan kematian dan sesungguhnya pahala kalian dipenuhi pada hari kiamat” – QS Ali ‘Imran (3): 185.

Bac:a Juga : Mengelola Hati Menjadi Pendidik Ideal dalam Perspektif Islam

Sesungguhnya pada Allah terdapat peipur dari setiap musibah dan penggati dari setiap yang binasa, serta penggapaian dari setiap yang terluputkan, Maka, percayalah secara penuh kepada Allah, dan berharaplah kepada-Nya.

Sesungguhnya orang yang dilanda musibah itu adalah orang yang tidak mendapatkan pahala”

Ali RA bertanya, “Apakah kalian tahu (suara) siapa ini?”

“Dia adalah Khidhir AS”- Dalail an Nubuwwah (7:268) dan disampaikan oleh Al-Hakim (3:58).

Baca Juga : Berdakwah dengan Hoax? Ini Keuntunganya

Baca Juga : Hadits Tentang Keutamaan Dakwah

Apa jawaban atas hadits “Aku diperlihatkan kepada kalian pada malam kalian ini? sesungguhnya pada penghujung seratus tahun darinya tidak ada seorangpun yang masih bertahan hidup di antara orang orang yang ada di muka bumi” (Hadits ini disampaikan oleh Al Bukhari, nomor hadits 116, dan Muslim, nomor hadits 2537, dari hadits Ibnu Umar RA).

Setiap tempat dapat disebut dengan nama bumi, ini berdasarkan firman Allah SWT, “Atau mereka diasingkan dari bumi”- QS Al-Maidah (5);. Maknanya, orang yang ada di (suatu) wilayah itu, Mekkah atau lainya, tidak ada yang masih bertahan hidup.

Tanya jawab seputar Aqidah bersama Habib Zain bin Ibrahim bin Smith dalam buku Seribu Satu Jawaban Masalah – masalah Aqidah Islam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*